Senin, 05 Oktober 2015

kesan - kesan pertama di smk telkom jakarta

ketika masih di smp saya berkompromi dengan orang tua saya dimana sma saya nanti. kaka saya meminta saya sekolah di sma negeri. ibu saya menyuruh saya di smk telkom. saya sempat bingung itu sekolah apa dan mengapa ada nama telkom. saya sempat menolak karena saya pikir letaknya masih di daerah grogol, namun ternyata hanya di daerah daan mogot. kebetulan tetangga saya yang alumni smk telkom terbilang sukses dan ibu saya merasa ingin menyolahkan saya di smk telkom.

saya sempat bertanya kepada beberapa tetangga saya dan memang mereka berkata smk telkom adalah sekolah yang disiplin dan banyak tugas. saya sendiri merasa tertantang dan ingin masuk. pada liburan tahun baru, saya memutuskan untuk mendaftar di smk telkom. saya lewat jalur rapot. ketika pertama kali masuk, saya melihat sekolahnya begitu besar dan pasti anak anaknya juga memiliki potensi besar.

sempat terbenak pesimis tidak diterima namun alhamdulillah akhirnya diterima. pada saat tes, saya menginginkan di jurusan tkj karena menurut saya tkj masih belajar mendasar tentang komputer dan jangkauan jurusan kuliah juga luas. namun, saat pemberitahuan kelulusan, saya berada di jurusan transmisi, saya tidak tau itu jurusan apa namun setelah saya searching dan saat sudah belajar, saya lebih memilih di transmisi karena saya rendah di nilai pemograman dan sistem komputer.

angkatan saya adalah angkatan terbanyak kurang lebih 400 siswa. menurut saya anak anak di telkom belum terlalu mengenal telkom secara luas, sehingga mereka masih bingung mengapa smk seperti ini. saya pikir sekolah ini memiliko senioritas tinggi namun karena pertauran pemerintah dan guru yang makin mengerti keadaan siswa, akhirnya praktek itu menjadi dilarang dan junior menjadi lebih bebas.

guru-gurunya juga asik asik. namun, ya ada beberapa yang memang tidak "niat" mengajar. ya kami pasti merasa "free" namun tetap mereka juga guru kami. kesan kesan pertama di telkom yang sangat mengesankan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar